Qantas Perkenalkan Pesawat A350-1000ULR untuk Penerbangan Nonstop Sydney–London dan Sydney–New York

Qantas Perkenalkan Pesawat A350-1000ULR untuk Penerbangan Nonstop Sydney–London dan Sydney–New York

Inovasi Baru dalam Dunia Penerbangan

Qantas akhirnya merilis gambar pertama dari pesawat A350-1000ULR yang akan melayani rute nonstop Sydney–London dan Sydney–New York. Pesawat ini hadir sebagai bagian dari Project Sunrise, sebuah proyek ambisius yang bertujuan menaklukkan rute jarak jauh yang selama ini dianggap tantangan terakhir dunia aviasi. Selain itu, Qantas menegaskan komitmennya dengan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih efisien.

Menariknya, hanya 80 tahun lalu, perjalanan dari London atau New York menuju Sydney atau Melbourne membutuhkan lebih dari satu minggu. Namun, perkembangan teknologi hari ini membuat perjalanan serupa dapat ditempuh dalam satu kali penerbangan. Karena itu, Qantas melihat peluang besar dan segera menyelesaikan tahap akhir pembangunan pesawat ini.

Selain itu, pihak maskapai merancang pesawat dengan tangki bahan bakar 20.000 liter di bagian pusat belakang. Tangki ini mampu mendukung penerbangan selama 22 jam tanpa berhenti, menjadikannya salah satu penerbangan komersial terpanjang di dunia.


Tahap Akhir Pembangunan Airbus A350-1000ULR

Perakitan Pesawat di Toulouse

Qantas memamerkan proses perakitan pesawat ini melalui gambar dan video yang diambil langsung di markas Airbus di Toulouse, Prancis. Proses ini dimulai saat fuselage pesawat keluar dari pesawat kargo khusus Airbus Beluga, yang terkenal karena bentuknya yang menyerupai paus beluga. Selanjutnya, bagian tersebut dipindahkan ke hanggar utama untuk dipasangkan dengan bagian pesawat lainnya.

Insinyur Airbus kemudian merakit seluruh komponen inti pesawat. Semua bagian penting kini telah terpasang. Pihak Qantas mengungkapkan bahwa pesawat akan segera dipindahkan ke hanggar berikutnya untuk pemasangan mesin dan instrumen uji terbang. Proses ini menjadi langkah penting sebelum pesawat menjalani tes terbang pertama.

Tabel berikut menggambarkan ringkasan spesifikasi utama:

Fitur Utama Keterangan
Tipe Pesawat Airbus A350-1000ULR
Kapasitas Bahan Bakar Tambahan 20.000 liter
Durasi Terbang 22 jam nonstop
Jumlah Pesanan Qantas 12 Unit
Jumlah Kursi 238 kursi
Tahun Mulai Beroperasi 2027

Project Sunrise dan Transformasi Pengalaman Terbang

Fokus pada Kenyamanan dan Kesehatan Penumpang

Qantas tidak hanya ingin mencetak rekor durasi penerbangan, tetapi juga ingin menghadirkan pengalaman ultra long-haul yang lebih sehat dan nyaman. CEO Qantas, Vanessa Hudson, menegaskan bahwa pesawat ini dirancang menggunakan pendekatan berbasis sains untuk meminimalkan jet lag dan menjaga kesejahteraan penumpang selama perjalanan panjang.

Salah satu inovasi terbesar adalah kehadiran Wellbeing Zone, sebuah ruang khusus yang terletak di antara kabin premium economy dan economy. Zona ini memungkinkan penumpang melakukan peregangan, bergerak, dan beristirahat sejenak di luar kursi mereka. Selain itu, Qantas mengurangi kapasitas kursi menjadi hanya 238 kursi, jauh lebih sedikit dibandingkan versi A350-1000 standar yang dapat menampung hingga 400 kursi. Dengan begitu, ruang kabin menjadi lebih luas dan lebih nyaman.

Perjalanan Lebih Cepat dan Efisien

Ketika penerbangan komersial dimulai pada paruh pertama 2027, rute ini akan memangkas waktu perjalanan hingga empat jam dibandingkan penerbangan transit yang ada saat ini. Qantas melihat hal ini sebagai lompatan besar dalam industri penerbangan internasional. Boeing sebenarnya sudah menawarkan 787-9 Dreamliner yang mampu terbang nonstop menuju Perth selama 17 jam, namun mencapai pantai timur Australia masih dianggap sebagai tantangan terbesar.

Meski proyek ini sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, Qantas tetap melanjutkan ambisi besar mereka. Pada 2022, mereka memesan 12 A350-1000ULR untuk mendukung rute ini. Pesawat pertama dijadwalkan tiba pada Oktober tahun depan sebelum akhirnya beroperasi secara penuh.


Penutup

Dengan berbagai inovasi teknologi dan fokus pada kenyamanan penumpang, Qantas semakin mendekati tujuan besar mereka dalam Project Sunrise. Pesawat A350-1000ULR bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol perubahan dalam cara manusia menjelajahi dunia. Melalui perjalanan nonstop selama 22 jam, Qantas ingin menunjukkan bahwa batas dalam dunia penerbangan modern terus bergerak maju. Pesawat ini tidak hanya memangkas waktu, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih sehat, nyaman, dan revolusioner bagi masa depan transportasi udara.

Share this